Kolaborasi Industri Sharing Knowledge dalam Inovasi Produksi Film CGI Indonesia: Pelangi di Mars

Jakarta, 5 Maret 2026 — Kolaborasi sharing knowledge antara Produser Mahakarya, Pak Dendi Reynando dan tim, bersama BINUS Animation serta Master of Design (Magister Desain S2 BINUS) menjadi momentum penting dalam penguatan ekosistem industri kreatif berbasis akademik dan teknologi di Indonesia. Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Ferric Limano, Head of Master of Design Department BINUS, yang memaparkan konsep Designer’s Digital Animation Knowledge Model (Limano, 2023). Dalam pemaparannya ditegaskan bahwa film CGI yang baik tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu menyampaikan kualitas visual dan gerak berbasis teknologi digital yang selaras dengan persepsi individu, serta mampu membangun keterlibatan emosional yang kuat.
Film Pelangi di Mars menghadirkan premis tentang seorang anak bernama Pelangi yang berada di planet Mars, ditemani robot-robot yang merepresentasikan berbagai negara dalam misi menemukan mineral bernilai tinggi, Zeolith Omega. Narasi ini tidak hanya menawarkan kekuatan cerita, tetapi juga memperlihatkan eksplorasi visual yang kaya melalui desain karakter robot yang beragam dan penuh identitas kultural.
Dari sisi produksi, film ini mengusung pendekatan inovatif melalui pemanfaatan teknologi extended reality (XR), yang dikombinasikan dengan teknik motion capture dari body actor. Integrasi antara performa aktor dan CGI menghasilkan kualitas visual serta gerak yang lebih realistis, memperkuat pengalaman sinematik bagi audiens. Pendekatan ini mencerminkan bagaimana teknologi mutakhir dapat dioptimalkan dalam pipeline produksi animasi untuk mencapai standar industri global.
Kolaborasi ini menjadi refleksi nyata dari peran strategis Magister Desain (S2) BINUS dalam menjembatani dunia akademik dan industri, khususnya dalam bidang animasi digital dan creative technology. Melalui pendekatan riset desain, inovasi teknologi, dan penguatan design thinking, program Master of Design BINUS terus mendorong lahirnya advance designpreneurs yang mampu berkontribusi pada perkembangan industri kreatif Indonesia.

Ke depan, sinergi antara praktisi industri dan institusi pendidikan seperti BINUS diharapkan dapat mempercepat transformasi kualitas produksi film animasi Indonesia, sekaligus membuka peluang eksplorasi inovatif di tingkat magister. Dengan fondasi ini, Master of Design BINUS (Magister Desain S2) tidak hanya menjadi pusat pengembangan keilmuan desain, tetapi juga katalisator dalam membangun masa depan industri animasi dan film Indonesia yang berdaya saing global.
Comments :